Cara Root Android dengan PC / Tanpa PC + Gambar

Cara root Android sering dicari di Google oleh para pengguna ponsel yang sudah merasakan bosan dengan ponselnya.

Ada yang melakukan root karena ingin memperbaiki performa ponselnya.

Ada yang ingin memodifikasi tampilan.

Ada juga yang hanya ingin bersenang-senang.

Tapi apapun tujuan kamu melakukan root, kamu bisa menggunakan aplikasi-aplikasi dibawah ini untuk mempermudah proses rooting.

Langsung saja, berikut ini adalah beberapa aplikasi root Android terbaik rekomendasi dari Emulator.ID.

Baca juga:

Cara Root Android Mengunakan Framaroot

Aplikasi root pertama yang bisa kamu coba adalah Framaroot.

Aplikasi ini sangat simpel dan mudah digunakan.

Tidak terlalu banyak menu yang tidak perlu, tampilannya bahkan sangat sederhana.

Namun dibalik kesederhanannya itu, Framaroot menjadi salah satu aplikasi root yang banyak dipakai saat ini.

Berikut ini adalha langkah-langkah menggunakan Framaroot:

1. Download aplikasi Framaroot lalu install di ponsel Android kamu.

2. Buka aplikasi Framaroot yang baru saja di install, lalu pilih SuperSU atau Superuser. Silahkan pilih salah satunya.

3. Berikutnya akan ada pilihan Aragorn atau Gandalf. Ini adalah metode root yang akan digunakan. Silahkan pilih yang mana saja jika kamu tidak tahu.

4. Setelah metode root dipilih, maka proses root akan segera dimulai. Tunggu saja hingga selesai.

5. Kalau berhasil akan ada pop up bertuliskan “Success 🙂 … Superuser and su binary installed. Youhave to reboot your device“.

6. Langkah berikutnya tinggal kamu restart saja ponsel Androidnya, lalu gunakan seperti biasa.

7. Jika gagal, kamu bisa coba mengubah metode root pada langkah 3.

Jika penjelasan diatas sulit kamu pahami, silahkan perhatikan video dibawah ini:

Cara Root Android Menggunakan KingRoot

Aplikasi yang satu ini sudah mendapatkan banyak sekali review positi dari penggunanya.

Mungkin menjadi salah satu aplikasi terbaik untuk root Android tanpa PC.

Apalagi, KingRoot juga mendukung lebih dari 100 ribu model Android untuk di root.

Cara root Android dengan KingRoot pun sangat mudah, kamu hanya perlu mendownload aplikasi dari web resminya.

Kemudian buka aplikasi tersebut, lalu klik tombol root.

Tunggu beberapa saat hingga proses root selesai.

Jika berhasil, maka akan ada notifikasi atau pemberitahuan dari KingRoot bahwa Android kamu sudah selesai di root.

Untuk Sobat Emulator.ID yang masih bingung dengan cara root Android menggunakan KingRoot, bisa acak-acak web resmi aplikasinya.

Di sana sudah ada panduan lengkap mulai dari cara menggunakan aplikasi tersebut, hingga permasalahan-permasalahan yang biasa di hadapi para pengguna.

Sangat cocok dibaca jika kamu belum pernah melakukan root sebelumnya.

Cara Root Android Menggunakan KingoRoot

cara root android menggunakan kingoroot by Emulator.ID
sumber: tech2hack.com

Jangan salah baca, cara berikutnya ini kita akan menggunakan KingoRoot. Bukan KingRoot.

Memang namanya sedikit mirip, tapi sebenarnya berbeda.

KingoRoot ini tersedia dalam dua versi, yaitu versi aplikasi Android dan Windows.

Jadi kamu bisa root Android kamu menggunakan PC ataupun tanpa PC.

Karena pilihan metode root nya yang beragam ini, tidak heran kalau KingoRoot menjadi salah satu aplikasi root android terbaik.

Langsung saja, berikut ini adalah langkah-langkah untuk root Android menggunakan KingoRoot:

  • Download dan install KingoRoot
  • Buka aplikasinya jika sudah terinstall
  • Klik tombol One Click Root
  • Tunggu hingga proses rooting selesai

Jika sudah selesai, maka selamat, kini ponsel Android kamu sudah dalam keadaan root.

Kelebihan Melakukan Root Android

Jika ponsel Android kamu sudah di root, maka kamu akan mendapatkan banyak kelebihan yang tidak bisa didapatkan apda Android non-root.

Berikut ini adalah beberapa diantaranya:

  • Bisa ganti ROM
  • Bisa menambah kapasitas memori internal menggunakan memori eksternal
  • Untuk memindahkan aplikasi ke memori eksternal (walaupun aplikasi tidak bisa dipindahkan)
  • Menginstall aplikasi-aplikasi khusus root
  • Bisa menghapus aplikasi sistem yang sudah tidak digunakan

Bagaimana, sangat menarik bukan?

Tentunya kamu tidak akan menyesal jika Android sudah di root.

Resiko Melakukan Root di Android

Selain memiliki kelebihan, melakukan root di Android juga memiliki resiko.

Berikut ini adalah beberapa resiko yang akan kamu hadapi jika Android sudah di root:

  • Garansi akan hilang (walaupun masih dalam masa garansi)
  • Resiko terjadi bootloop jika kamu melakukan kesalahan modifikasi sistem
  • Lebih rawan terkena malware dan virus dibandingkan Android non-root
  • Performa ponsel jadi tidak stabil jika terlalu sering dimodifikasi sistemnya

Tapi resiko diatas hanya bisa terjadi jika kamu tidak berhati-hati.

Jika kamu hati-hati, maka hal-hal diatas bisa diminimalisir.

Kesimpulan

Untuk kamu yang baru pertama kali ingin melakukan root, ada baiknya baca tutorial diatas dengan seksama.

Karena jika terjadi kesalahan sedikit saja, akibatnya bisa fatal.

Omong-omong, semua aplikasi diatas juga bisa digunakan untuk melakukan root semua ponsel Android, seperti Xiaomi, Sony, Samsung, Oppo, Vivo, Acer, Asus, dan masih banyak lagi.

Selamat mencoba.