Fungsi Usus Besar

Selain lambung dan juga usus halus salah satu organ sistem pencernaan yang ada dalam tubuh kita adalah usus besar.

Lalu apa sebenarnya usus besar itu?

Dan apa perbedaanya dengan usus halus?

Kali ini Sobat Emulator.ID akan mempelajarinya melalu artikel yang akan membahas mengenai usus besar dan fungsinya bagi manusia.

Sebelum mengetahui fungsi dari usus besar, sebaiknya kamu mengenali perbedaan usus halus dan usus besar serta bagian-bagian dari usus besar.

Baca juga:

1. Perbedaan Usus Halus dan Usus Besar

Usus besar terletak dibagian bawah sistem pencernaan, tepatnya berada dibawah lambung dan mengelilingi usus halus.

Lalu apa yang membedakan usus besar dan usus halus itu sendiri adalah ukurannya, tentunya lebih besar dari usus halus.

Tetapi memiliki panjang yang jauh lebih pendek dari usus halus, usus halus memiliki panjang sekitar 6 sampai 7 meter.

Sedangkan usus besar memiliki panjang hanya sekitar 1 sampai 2 meter saja, jadi cukup jauh perbedaan panjang keduannya.

Selain itu usus besar berfungsi untuk mencerna makanan dan menyerap nutrisi untuk tubuh, sedangkan usus besar adalah proses tahap akhir dari pencernaan makanan di dalam tubuh.

2. Bagian-bagian Usus Besar

Usus besar terdiri dari empat bagian yaitu Sektum, Kolon (kolon asenden, kolon transversum, kolon desenden, dan juga kolon sigmoid), Rektum.

Berikut ini adalah penjelasan dari masing-masing bagian tersebut.

1. Sektum

Sektum berbentuk seperti kantong dengan panjang 7 cm yang merupakan bagian pertama dari usus besar dan juga bagian akhir dari usus halus.

Tugasnya adalah untuk menyerap nutrisi yang sudah tidak dapat diserap oleh usus halus.

2. Kolon

Bagian usus besar yang kedua bernama kolon.

Kolon merupakan bagain usus besar yang paling panjang, dan kolon terbagi menjadi 4 lagi tergantung letakknya.

  • Kolon asenden, kolon yang berbentuk vertikal membentang dari atas dekat dengan hati menuju bawah yang terletak pada bagian kanan perut.
  • Kolon transversum, Kolon ini beberntuk horizontal yang terdapat di bagian kanan perut menuju ke kiri perut dan menempel dengan perut karena terdapat jaringan omentum.
  • Kolon desenden, Kolon ini memiliki bentuk yang sama dengan kolon asenden namun berada disebelah kiri perut.
  • Kolon simoid, Kolon ini adalah kolon lanjutan dari desendan yang berada pada bagian bawah perut sebelah kiri.
  • Rektum, Rektum merupakan bagian paling akhir dari usus besar yang terhubung langsung dengan anus, dibagian ini akan disimpan tinja sebelum dikeluarkan melalui anus.

Kontraksi yang terjadi ketika feses dikeluarkan atau defekasi juga terjadi di rektum, karena akan ada saraf yang terhubung dengan otak sebagai pengendali kontraksi yang terjadi.

3. Fungsi Usus Besar

Fungsi Usus Besar by Emulator.ID 2

Selanjutnya mari kita mengenal macam-macam fungsi dari usus besar.

1. Menyerap Vitamin

Di dalam usus besar terdapat ratusan jenis bakteri baik yang terdapat pada bagian kolonnya dan membantu dalam menjaga kesehatan kita.

Bakteri-bakteri tersebut membantu penyerapan vitamin yang ada di usus besar.

Bakteri-bakteri itu akan memecah polosakarida menjadi asam lemak yang akan diserap oleh usus besar.

Proses ini akan menghasilkan karbondioksida, hidrogen, metana dan juga gas nitrogen yang akan dikeluarkan dari dalam tubuh yang sering kita sebut sebagai kentut (flatus).

2. Penyerap air

Usus besar berfungsi sebagai penyerap air, ketika proses penyerapan nutrisi terjadi di dalam usus halus, maka fungsi usus besar adalah menyempurnakannya.

Ketika di dalam usus halus menuju ke usus besar, usus besar akan menyerap air dan membuang sisa-sisa penyerapan yang akan dikeluarkan oleh tubuh yaitu berupa feses atau kotoran.

3. Produksi Antibodi

Fungsi usus besar selanjutnya adalah untuk memproduksi antibodi dan juga antibodi reaksi silang yang dilakukan oleh jaringan limfoid.

Fungsinya adalah untuk mempertahankan bakteri baik tetap dalam jumlah yang stabil agar kesehatan tubuh tetap terjaga dengan baik.

Antibodi tersebut juga dapat melawan terjadinya infeksi yang disebabkan oleh bakteri dan mencegahnya terjadi.

4. Melindungi Tubuh dan Mengurangi Keasaman

Pada usus besar juga dapat membantu untuk menetralisir zat asam yang terjadi karena proses asam lemak dan juga campuran zat-zat lainya.

Penetralisiran tersebut bisa terjadi dikarenakan mukosa pada permukaan usus besar dapat mengeluarkan zat bikarbonat.

Selain itu mukosa yang dihasilkan juga bisa melindungi tubuh kita dari serangan berbagai infeksi yang disebabkan oleh mikroba.

Itulah beberapa fungsi dari usus besar yang sudah kita bahas, semoga bermanfaat untuk Sobat Emulator.ID semuanya.