Fungsi Usus Halus

Dalam metabolisme tubuh, sistem pencernaan berperan sangat penting untuk tetap menjaga keseimbangan metabolisme itu sendiri.

Ada berbagai organ dalam yang penting dalam sistem pencernaan.

Salah satunya adalah usus halus, usus halus terletak antara lambung dan juga usus besar.

Ukuran usus halus memiliki panjang sekitar 6 meter dan juga memiliki diameter kurang lebih 2,5 cm.

Usus halus berguna sebagai sebagian besar tempat dalam proses pencernaan dan juga untuk menyerap nutrisi dari makanan yang kita makan.

Sebelum mengetahui tentang fungsi usus halus bagi pencernaan dalam metabolisme tubuh, sebaiknya kamu mengenali bagian-bagian usus halus.

Baca juga:

1. Bagian-bagian Usus Halus

Berikut ini adalah bagian-bagian penyusun usus halus:

  • Usus Penyerapan (Ileum)

Usus penyerapan atau ileum merupakan bagian dari usus halus yang memiliki panjang antara 2-4 meter.

Usus penyerap berfungsi untuk menyerap vitamin B12 dan juga garam-garam di empedu dan juga untuk mengatur katup ileosekal agar tidak terjadi refulks dari usus besar ke usus halus.

Dengan pH antara 7 sampai 8 termasuk netral dan sedikit basah.

Usus ini terletak setelah usus dua belas jari dan juga usus kosong

Ileum memiliki lipatan yang disebut jonjot-jonjot usus (vili) yang berguna untuk memperluas permukaan penyerapan untuk membuat makanan terserap dengan sempurna.

  • Usus Kosong (Jejunum)

Usus kosong atau jejunum memiliki panjang sekitar 1 sampai dengan 2 meter, pada usus ini makanan akan dipecah-pecah menjadi lebih halus agar lebih mudah diserap tubuh.

Jadi pada bagian usus halus ini proses penyerapan nutrisi lebih banyak hampir 90% penyerapan nutrisi ada di usus kosong.

Proses yang terjadi pada jejunum terjadi secara kimiawi melalui enzim-enzim yang dihasilkan oleh usus halus.

Letak usus kosong atau jejunum berada diantara usus dua belas jari dan usus penyerapan.

  • Usus Dua Belas Jari (Duodenum)

Usus dua belas jari ini merupakan bagian usus halus yang paling pendek yaitu sekitar antara 25 sampai 40 cm.

Sama seperti usus kosong atau jejunum, proses penyerapan terjadi secara kimiawi karena dinding usus mennghasilkan enzim yang berguna untuk mencerna.

Fungsi usus dua belas jari sendiri selain menyerap makanan juga menyalurkan makanan ke usus halus, dinding usus dua belas jari membentuk mukosa otot yang tersusun dari lapisan-lapisan sel.

2. Fungsi Usus Halus

Setelah mengetahui bagian-bagian usus halus serta fungsinya masing-masing, kali ini akan ditampilkan mengenai manfaat usus halus dalam proses pencernaan.

1. Penghasil Zat Penting Bagi Tubuh

Usus halus menghasilkan zat-zat baik bagi tubuh dari proses dalam usus dua bellas jari.

Pada usus dua belas jari terdpat dua buah saluran yaitu saluran ke empedu dan juga pankreas.

Pada saluran empedu akan menyalurkan cairan empedu yang akan mengubah lemak dalam bentuk emulsi.

Sedangkan saluran pankreas akan memecah berbagai zat seperti karbohidrat, protein dan juga lemak agar lebih mudah diserap tubuh dengan enzim yang dihasilkan.

Lalu zat-zat inilah yang akan memecah berbagai nutrisi menjadi senyawa yang lebih sederhana dan akan lebih mudah diserap oleh tubuh.

3. Menjaga Imunitas

Pada usus halus juga bukan hanya sebagai pencerna makanan, namun juga berfungsi dalam sistem imun tubuh.

Seperti salah satunya adalah pada usus halus terutama dibagian usus penyerapan terdapat yang namanya peyer’s patches berupa kumpulan nodul limfoid.

Bagian ini merupakan sebuah sistem imun yang berada pada saluran pencernaan yang juga menghasilkan antigen dari bakteri berbahaya.

Yang kemudian diambil dari saluran pencernaan dan dijadikan sebagai sistem imun atau kekebalan tubuh pada manusia.

3. Menetralkan Makanan

Fungsi usus halus selanjutnya adalah sebagai penetral makanan, makanan yang telah dicerna di dalam lambung akan bersifat asam.

Di dalam usus halus makanan akan dinetralkan menggunakan zat yang mengandung bahan kimia alkali dan bikarbonat.

Zat tersebut dihasilkan dari doudenum yang akan mengeluarkan hormon secretin, yang akan membuat pankreas akan bereaksi dan menghasilkan natrium bikarbonat.

Hal tersebut yang akan meningkatkan pH makanan yang sedang dicerna dari asam menjadi netral, lendir pada cairan empedu juga dapat menetralisir asam.

4. Penyerap Nutrisi

Fungsi usus halus yang utama adalah sebagai penyerap nutrisi.

Sebagian besar makanan dan minuman yang kita makan akan diserap didalam usus halus, jadi usus halus merupakan penyerap nutrisi terbanyak.

Nutrisi yang telah diserap di dalam usus halus akan disebarkan melalui pembuluh darah keseluruh tubuh.

Jika makanan yang kita makan tidak sehat atau mengandung zat berbahaya, maka akan diserap oleh usus halus sehingga sering kita mendengar atau mengalami gangguan pencernaan.

Itu terjadi karena makanan yang kita makan akan diserap usus halus yang merupakan bagian penting dalam proses pencernaan dalam tubuh manusia.

Itulah beberapa fungsi usus halus bagi pencernaan manusia dalam sistem metabolisme tubuh yang terjadi.

Jadi jangan makan-makanan yang mengandung zat-zat berbahaya yang tidak ketahui, usahakan untuk selalu mengkonsumsi makanan sehat dan menjaga kesehatan agar usus kita tidak bekerja terlalu keras dan menyebabkan terjadinya gangguan pencernaan.