Pengertian HAM (Hak Asasi Manusia)

Pasti kamu pernah mendengar kata HAM, kata HAM sendiri merupakan singkatan dari Hak Asasi Manusia.

Mungkin kamu pernah mengatakan bahkan pernah mengalami sesuatu yang terjadi menyangkut hak asasi.

Namun apa sih arti HAM sebenarnya, dan apa saja yang menyangkut mengenai HAM yang belum kita ketahui sebenarnya.

Menurut pengertiannya sendiri HAM terbagi menjadi tiga kata yaitu Hak, Asasi, dan Manusia.

Untuk pengertian Hak sendiri diartikan sebagai kepemilikkan atau kepunyaan.

Sedangkan untuk Asasi artinya adalah yang utama atau hal mendasar.

Jadi pengertian HAM sendiri adalah hal utama atau mendasar yang harus dimiliki manusia.

Untuk mengetahui secara lebih mendalam mengenai HAM, pada artikel kali ini akan dibahas mengenai pengertian HAM, macam-macam HAM, Undang-undang tentang HAM, Ciri-ciri HAM, dan Pelanggaran HAM di Indonesia.

Baca juga:

1. Pengertian HAM Menurut Para Ahli

Pengertian HAM by Emulator.ID 2

Banyak pengertian tentang HAM menurut para ahli yang bisa kita rangkum bersama.

Berikut beberapa pengertian tentang HAM menurut para ahli yang Tim Emulator.ID himpun dari berbagai sumber:

  • HAM Menurut Prof. Koentjoro Poerbopranoto

HAM adalah suatu hak yang bersifat mendasar. Hak yang dimiliki manusia sesuai dengan kodratnya yang pada dasarnya tidak bisa dipisahkan sehingga bersifat suci.

  • HAM Menurut Jan Materson (Komisi HAM PBB)

HAM adalah hak-hak yang ada pada setiap manusia yang tanpanya manusia mustahil hidup sebagai manusia.

  • HAM Menurut Miriam Budiarjo

HAM adalah hak yang dimiliki manusia sejak lahir di dunia. Hak itu sifatnya universal, karena hak dimiliki tanpa adanya perbedaan. Baik itu ras, kelamin, budaya, suku, dan agama.

  • HAM Menurut Jhon Locke

HAM adalah hak yang langsung diberikan Tuhan kepada manusia sebagai hak yang kodrati. Oleh sebab itu tidak ada kekuatan di dunia ini yang bisa mencabutnya. HAM memiliki sifat yang mendasar dan suci.

  • HAM Menurut Yus Yulianto

HAM merupakan hak-hak dasar yang diberikan oleh Tuhan pada setiap manusia sejak mereka lahir ke dunia. Tidak ada manusia yang dapat mengambil hak manusia lainnya karena itu bertentangan dengan sifat kemanusiannya sendiri.

  • HAM Menurut Undang-Undang No.39 Tahun 1999

HAM adalah seperangkat hak yang melekat pada diri manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Hak tersebut merupakan anugerah yang wajib dilindungi dan dihargai oleh setiap manusia.

Jadi dari beberapa pengertian para ahli tentang HAM, kita dapat mengambil kesimpulan bahwa sejatinya HAM adalah hak yang melekat dan dimiliki manusia sejak dirinya lahir yang harus dilindungi dan dijaga.

2. Macam-Macam HAM

Pengertian HAM by Emulator.ID 3

Selain pengertian HAM, kali ini akan dibahas mengenai macam-macam HAM yang ada dalam diri manusia. Berikut pemaparannya:

  • Hak Asasi Pribadi (Personal Human Rights)

Hak asasi ini berkaitan mengenai hak manusia sebagai personal, artinya hak-hak yang dimiliki manusia sebagai perorangan.

Seperti contohnya adalah hak untuk hidup, kebebasan berpendapat, kebebasan memilih, kebebasan bergerak, berjalan dan bepergian dan lain sebagainya yang menyangkut kehidupan pribadi.

  • Hak Asasi Politik (Politic Rights)

Hak asasi ini berkaitan dengan kebebasan berpolitik dan memilih pemimpin.

Seperti contohnya adalah dalam sebuah pemilihan umum seseorang bebas menentukan pilihannya sesuai kehendak hatinya.

Tanpa ada paksaan atau tekanan dari pihak luar atau orang lain.

  • Hak Asasi Ekonomi (Property Rights)

Hak asasi ini berkaitan dengan hak seseorang untuk menentukan jalan hidupnya untuk mendapatkan penghasilan demi menghidupi dirinya sendiri.

Contohnya adalah hak jual-beli, hak untuk sewa-menyewa dan juga hak untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan keinginannya.

  • Hak Asasi Peradilan (Procedural Right)

Hak asasi ini berkaitan dengan seseorang yang terlibat dalam masalah hukum yang berlaku dan dalam peroses peradilannya.

Seperti mendapatkan hak yang sama dalam perlakuan hukum yang berupa pemeriksaan, penyidikkan, penangkapan, penyelidikan dimuka umum dan juga pembelaan secara hukum.

  • Hak Asasi Sosial Budaya

Hak asasi ini berkaitan dengan kehidupan seseorang dalam masyarakat dan lingkungan sosialnya.

Sebagai contoh adalah hak untuk menentukan pilihan , menempuh pendidikan, hak untuk melakukan kebebasan dapat mengembangkan bakat dalam segi apapun di masyarakat.

  • Hak Asasi Hukum (Legal Equality Rights)

Hak ini berkaitan dengan hak mendapatkan keadilan hukum yang sama tanpa pandang bulu.

Seperti halnya perlindungan pegawai, pemerintahan, dan juga perlakuan hukum dengan berbagai perlindungannya.

3. Undang-Undang Tentang HAM

Pengertian HAM by Emulator.ID 1

Pada peraturan perundang-undangan, undang-undang mengenai HAM juga ada dan dilindungi negara.

Berikut undang-undang mengenai HAM yang bisa Sobat Emulator.ID ketahui:

  • Pasal 28 A Mengatur Tentang Hak Hidup

Pada pasal ini dikatakan bahwa setiap orang berhak untuk mempertahankan hidup dan juga kehidupannya.

  • Pasal 28 B Mengatur Tentang Hak Berkeluarga

Pada pasal 28 B ayat 1 ini mengatakan bahwa setiaap orang berhak untuk membangun keluarga dan melanjutkan keturunan melalu pernikahan yang sah.

Sedangkan pada pasal 28 B ayat 2 dikatakan bahwa setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang serta berhak terbebas dari kekerasan dan juga diskriminasi.

  • Pasal 28 C Mengatur Tentang Hak Mendapatkan Pendidikan

Pada pasal 28 C ayat 1 ini mengatakan bahwa setiap orang berhak untuk mengembangkan diri lewat pemenuhan keperluan dasar, berhak mendapatkan pendidikan, dan juga mendapatkan fungsi yang berasal dari ilmu-ilmu dan teknologi, seni dan juga budaya, demi menambah mutu hidup dan kesejahteraan.

Sedangkan pada pasal 28 C ayat 2 dikatakan bahwa setiap orang berhak untuk memperjuangkan haknya secara kolektif untuk membangun masyarakat, bangsa dan negara menjadi lebih baik lagi.

  • Pasal 28 D Mengatur Tentang Kebebasan Beragama

Pada pasal 28 D ayat 1 dikatakan bahwa setiap orang berhak atas pengakuan, jaminan, perlindungan dan juga kepastian hukum yang adil dihadapan hukum.

Dan pada pasal 28D ayat 2 mengatakan bahwa setiap orang berhak untuk mendapat kebebasan bekerja serta mendapatkan imbalan dan perlaukan yang adil dan layak dalam jalinan kerja.

Sedangkan pada pasal 28 D ayat 3 dikatakan bahwa tiap warga negara berhak mendapatkan kesempatan yang sama dalam pemerintahan.

Sementara untuk pasal 28 D ayat 4 berisi tentang setiap orang berhak atas status kewarganegaraan.

  • Pasal 28 E Mengatur Tentang Kebebasan Beragama

Pada pasal 28 E ayat 1 dikatakan bahwa setiap orang bebas memeluk agama dan beribadat menurut agama, memilih pendidikan dan pengajaran, pekerjaan, tempat tinggal dan pergi dari negaranya lalu kembali lagi.

  • Pasal 28 F Mengatur Tentang Komunikasi dan Informasi

Pada pasal 28 F ayat 1 berisi yang dikatakan bahwa setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan mendapatkan informasi untuk mengembangkan diri dan lingkungan sosial.

Dan juga dengan mencari, mengelola, menyimpan, memiliki dan memberikan informasi dengan memanfaatkan segala teknologi yang tersedia.

  • Pasal 28 G Mengatur Mengenai Kesejahteraan Dan Jaminan Sosial

Pada Pasal 28 G ayat 1 mengatur mengenai setiap individu berhak hidup sejahtera, memiliki tempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan yang baik serta berhak mendapatkan pelayanan kesehatan.

Untuk ayat 2 dikatakan setiap orang berhak mendapatkan kemudahan dan perlakuan tertentu untuk mendapatkan kesempatan dan fungsi yang sama dan adil.

Sedangkan pada ayat 3 dikatakan bahwa setiap orang berhak atas jaminan sosial untuk mendapat pengembangan diri sebagai manusia yang bermartabat.

Lalu pada ayat 4 dikatakan hak milik privat dan hak milik selanjutnya tidak boleh diambil alih secara wewenang oleh siapapun.

Itulah beberapa undang-undang yang berasal dari pasal 28 mengenai hak asasi manusia, selain pasal 28 masih banyak undang-undang yang mengatur mengenai HAM dan hak-hak yang dimiliki setiap orang.

4. Ciri-ciri Hak Asasi Manusia

Ciri-ciri HAM memiliki perbedaan dengan jenis hak lainnya yang membuatnya istimewa dan khusus.

Dan beikut ini adalah ciri-ciri khas dari Hak Asasi Manusia:

  • Bersifat Hakiki

Arti hakiki disini adalah bahwa HAM yang melekat pada manusia adalah hak-hak yang sudah ada sejak saat seorang manusia dilahirkan.

  • Tidak Bisa Dicabut

Selanjutnya adalah ciri-ciri daripada Hak Asasi Manusia yaitu tidak bisa dicabut.

Hak-hak yang dimiliki manusia sejak dia lahir tidak bisa dicabut, dihilangkan ataupun diserahkan kepada orang lain.

  • Bersifat Sama

Bersifat sama yang dimaksud adalah bahwa setiap orang memiliki hak yang sama sebagai seorang manusia.

Seperti halnya hak untuk hidup, berpolitik, hak ekonomi, sipil dan juga hukum.

  • Bersifat Universal

Bersifat universal berarti berlaku untuk semua umat manusia dimanapun berada.

Darimanapun asalnya, latar belakangnya tanpa memandang status sosial, gender, suku, budaya dan lain sebagainya.

5. Contoh Pelanggaran HAM di Indonesia

Pelanggaran HAM banyak terjadi diseluruh belahan dunia dari yang kecil hingga yang berat sekalipun.

Sama halnya juga di Indonesia, pelanggaran terhadap HAM sering kali terjadi.

Hingga beberapa diantaranya termasuk yang paling di ingat dan menjadi sejarah bangsa Indonesia.

Berikut ini adalah beberapa contoh kasus pelanggaran HAM di Indonesia:

  1. Peristiwa pembantaian massal PKI pada tahun 1965-1966.
  2. Peristiwa Santa Cruz pada tahun 1991.
  3. Peristiwa kerusuhan Mei pada tahun 1998.
  4. Tragedi Trisakti pada tahun 1998.
  5. Peristiwa Wamena pada tahun 2003.
  6. Peristiwa pembunuhan aktivis HAM yaitu Munir Said Thalib pada tahun 2004.

Dan masih banyak lagi contoh kasus-kasus pelanggaran HAM berat yang terjadi di Indonesia.

Dan itulah beberapa ulasan mengenai Hak Asasi manusia yang bisa dijadikan pelajaran mengenai apa sebenarnya HAM itu.