Mengenal Kopi Arabika dan Robusta Serta Perbedaannya

Kopi merupakan minuman yang sudah menjadi budaya diberbagai negara di seluruh belahan dunia.

Jenis kopi sangat beragam, termasuk juga daerah asal kopi yang menentukan nama dan juga rasa khas yang dimiliki kopi.

Beberapa jenis kopi yang banyak diketahui oleh masyarakat adalah seperti kopi arabika dan juga robusta.

Apakah kamu tahu apa berbedaan diantara kedua jenis kopi tersebut?

Bagi kamu yang masih bertanya-tanya apa sebenarnya perbedaan kedua kopi ini, pada artikel Emulator.ID kali ini akan dibahas mengenai apa itu kopi arabika dan robusta serta perbedaan keduanya.

Baca juga:

Perbedaan Kopi Arabika dan Robusta

1. Kopi Arabika (Arabica Coffe)

Kopi arabica merupakan jenis kopi pertama yang ditemukan oleh manusia dan dibudidayakan hingga saat ini.

Kopi ini awalnya berasal Brasil dan Etiopia, yang tumbuh di daerah yang memiliki ketinggian antara 700-1700 m dengan suhu 16-20 derajat celcius.

Orang yang pertama mengklasifikasikan jenis kopi ini adalah seorang ilmuan Swedia bernama Carl Linnaeus di tahun 1753.

Kopi arabica sangat rentan terserang penyakit ketika dibudidayakan pada daerah yang memiliki ketinggian kurang dari 700 meter.

Perawatan yang harus dilakukan ketika membudidayakan kopi ini pun tergolong lebih sulit dibandingkan dengan jenis kopi lainnya.

Kopi arabica sudah tersebar diseluruh penjuru dunia, di Indonesia sendiri kopi ini banyak kita jumpai pada daerah Indonesia bagian barat.

Antara lain Aceh, Sumatera Utara, dan juga Toraja dan juga terdapat di daerah pula Jawa.

Kopi jenis arabica yang banyak terdapat di Indonesia sendiri meliputi Arabica Pasumah, Arabica Typica, Arabica Abesinia dan lain-lainnya.

2. Kopi Robusta

Kopi Robusta ditemukan satu abad lebih setelah penemuan kopi arabica yaitu pada tahun 1897.

Jenis kopi ini tumbuh didataran dengan ketinggian antara 400-700 meter dibawah permukaan laut.

Temeratur udara sekitar 21-24 derajat celcius, dalam masa berbunga yang tidak teratur antara 10 sampai dengan 11 bulan untuk panen.

Kopi ini sendiri ditemukan di daratan Etiopia bagian Afrika tengah dan juga Afrika barat yang terbentang dari Liberia hingga Tanzania.

Kopi ini sudah tersebar diberbagai belahan dunia termasuk Polinesia Prancis, Jamaika, Kosta Rika, Nikaragua. Dan di Indonesia sendiri kopi ini diperkenalkan di daerah Kalimantan.

3. Perbedaan Kopi Arabica dan Kopi Robusta

  • Kopi Arabica lebih rentan terkena penyakit dibandingkan kopi robusta.
  • Kopi Robusta memiliki hasil panen yang lebih banyak dibandingkan kopi arabica.
  • Kopi Arabica mengandung 1,5% kafein, Kopi Robusta mengandung 2,7% kafein.
  • Ukuran biji Kopi Arabica lebih besar dibandingkan kopi robusta.
  • Kopi arabica memiliki aroma dan cita rasa yang lebih kaya dibandingkan robusta.
  • Kopi arabica lebih dahulu popular daripada kopi robusta.
  • Penanaman Robusta lebih mudah dibandingkan kopi arabica.
  • Kopi robusta lebih cocok dipadukan dengan susu dibandingkan arabica.
  • Kopi arabica memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan kopi robusta.

Itulah beberapa pembahasan mengenai kopi arabica dan robusta serta perbedaan diantara keduanya.