Tanaman Paku dan Lumut

Kamu pasti pernah mendengar tanaman lumut ataupun tanaman paku, tapi masih banyak yang masih belum memahami apa sebenarnya tanaman-tanaman tersebut.

Sebenarnya kedua tanaman tersebut adalah dua jenis tanaman primitif yang sering tumbuh disekitar lingkungan tempat tinggal kita.

Untuk lebih jelasnya pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai apa sebenarnya tanaman lumut dan paku tersebut serta perbedaan diantara keduanya.

Baca juga:

1. Tanaman Lumut

Tanaman lumut seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya tanaman ini adalah jenis tanaman primitif yang sudah ada sejak lama sekali.

Tanaman ini termasuk dalam filum tumbuhan Bryophyta yang menghasilkan spora dalam bentuk kapsul.

Spora tersebut diproduksi dalam kapsul yang terdapat pada tangkai daunnya, dan akan mengalami perubahan generasi dengan gemetofit yang menonjol.

Pada perkecambahan spora akan menghasilkan protonema yang merupakan struktur berfilamen, batang yang dihasilkan protonema akan dikembangkan menjadi gemotofit.

Gemotofit sendiri merupakan struktur tangkai daun, dan biasanya lumut tidak akan tumbuh lebih dari 1cm karena batang lumut lemah.

Pada perkembangan gametofit jantan dan betina dilakukan secara terpisah, gamet jantan akan diproduksi di antheridia sedangkan betina di archegonia.

Dan hasil dari pembuahan telur betina berupa sporofit yang akan tumbuh menjadi tanaman lumut baru.

2. Tanaman Paku

Selanjutnya adalah tanaman paku, tanaman ini merupakan tanaman dengan filum Pteridophyta yang merupakan tanaman vaskular tanpa bunga dan menghasilkan spora dari proses reproduksinya.

Spora tersebut diproduksi dibagian bawah daun, dan sebagian besar tanaman paku bersifat terestrial namun ada juga yang dapat hidup mengambang di dalam air.

Dan pada perkecambahan spora yang terjadi akan dihasilkan gametofit yang memiliki bentuk menyerupai hati dan memiliki struktur yang sama antara gamet jantan dan betina.

Hal ini yang memungkinkan tumbuhan paku dapat melakukan pembuahan sendiri, dan kemungkinan berhasil yang lebih besar adalah ketika dalam kondisi kering karena jarak tempuh sperma akan lebih dekat.

3. Perbedaan Tanaman Lumut dan Paku

Setelah mengetahui pengertian mengenai tanaman lumut dan paku, maka kali ini akan dibahas mengenai perbedaan antara keduanya.

Berikut beberapa perbedaan antara tanaman lumut dan tanaman paku:

  • Tanaman lumut merupakan tanaman nonvaskular yang tidak memiliki akar, batang dan daun yang benar-benar tumbuh. Sedangkan tanaman lumut adalah tanaman vaskular yang memiliki akar, batang dan juga daun yang tumbuh.
  • Tanaman lumut berasal dari filum Bryophyta, sedangkan tanaman paku berasal dari filum Pteridophyta.
  • Tanaman lumut memiliki tinggi yang jauh lebih kecil dibandingkan tanaman paku, yaitu sekitar beberapa sentimeter saja sedangkan tanaman paku memiliki tinggi bisa mencapai 5 meter.
  • Pada tanaman lumut sporofit tergantung pada gametofit sedangkan pada tanaman paku gametofit tergantung pada sporofit.
  • Tanaman lumut memiliki gametofit jantan dan betina secara terpisah sedangkaan gametofit pada tanaman paku terdapat dalam struktur yang sama.
  • Tanaman lumut menghasilkan spora dalam kapsul yang akan terhubung ke gametofit melalui tangkai, sedangkan tanaman paku menghasilkan spora yang berada pada bagian bawah daun.
  • Contoh tanaman lumut: lumut klub, limpr, lumu8t rambut umum dan juga sphagnum berduri. Sedangkan contoh tanaman paku: paku tulang ikan, paku kayu manis, paku jubah perak dan lain-lainnya.

Itulah beberapa perbedaan antara tanaman lumut dan paku yang bisa kamu pelajari, semoga bermanfaat.